Di Tengah Pandemi Covid-19, Produksi Beras Kalbar Surplus 107.106 Ton

Antara ยท Selasa, 16 Juni 2020 - 17:38 WIB
Di Tengah Pandemi Covid-19, Produksi Beras Kalbar Surplus 107.106 Ton
ilustrasi beras. (dok iNews.id)

PONTIANAK, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) mencatat surplus produksi beras di tengah pandemi Covid-19. Hingga Juni 2020, surplus beras di Kalbar mencapai 107.106 ton.

"Kita bersyukur hingga saat ini posisi Kalbar dalam hal produksi beras masih aman dan surplus," ujar Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalbar, Florentinus Anum di Pontianak, Selasa (16/6/2020).

Anum menyebut, kebutuhan beras masyarakat Kalbar pada periode Januari-Juni 2020 sebesar 247.272 ton. Sedangkan produksi beras pada periode yang sama mencapai 354.378 ton.

"Dengan melihat jumlah produksi kumulatif dan konsumsi atau kebutuhan masyarakat kita masih surplus. Surplus tersebut memenuhi kebutuhan masyarakat bisa mencapai dua bulan lebih," katanya.

Menurutnya, wilayah yang menyumbang produksi beras tertinggi di Kalbar yakni Kabupaten Sambas. Pada periode Januari hingga Juni 2020 ini, jumlah produksi di Sambas mencapai 73.872 ton. Setelah Sambas yakni Ketapang, Kubu Raya, dan Landak.

"Ketapang sebanyak 50.331 ton, Kabupaten Kubu Raya sebanyak 43.756 ton, Kabupaten Landak sebanyak 29.498 ton dan Kabupaten Sanggau sebanyak 26.871 ton," ujarnya.

Anum menjelaskan, Pemprov Kalbar akan memaksimalkan lahan produksi seluas total 145.707 hektare terkait target tanam padi Juni hingga September 2020. Menurutnya, Pemprov Kalbar akan memaksimalkan penanaman di lapangan agar terealisasi sesuai target.

Selain menargetkan swasembada beras, Pemprov Kalbar juga berusaha agar swasembada beras juga meningkatkan pendapatan para petani. Saat ini, nilai tukar petani telah mencapai di atas 100 poin.

"Jadi target kita bukan hanya swasambada saja namun juga kesejahteraan petani yang diukur dengan nilai tukar petani. Bersyukur sejak Januari 2002, nilai tukar petani kita sudah di atas 100 poin," katanya.

Sementara itu, terkait ketersediaan beras di Bulog, Kepala Perum Bulog Divre Kalbar Bubun Subroto mengatakan bahwa stok beras hingga akhir tahun masih aman.

"Stok beras kita aman hingga akhir tahun. Stok ada 15 ribu ton. Kita perkirakan hingga Desember 2020 realisasi sekitar 11.600 ton. Jadi stok sudah aman," katanya.


Editor : Reza Yunanto