Kecamatan Badau di Perbatasan Indonesia-Malaysia Dilanda Banjir

Antara · Senin, 19 April 2021 - 07:40:00 WIB
Kecamatan Badau di Perbatasan Indonesia-Malaysia Dilanda Banjir
Kecamatan Badau di perbatasan Indonesia-Malaysia dilanda banjir sejak Minggu (18/4/2021). (Foto: Istimewa)

KAPUAS HULU, iNews.id - Banjir melanda Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat yang berada di perbatasan Indonesia-Malaysia. Kedalaman air rata-rata 90 centimeter.

Plt Camat Badau Edi Suharta mengatakan banjir mulai terjadi pada Minggu (18/4/2021). Beberapa rumah dan ruas jalan utama terendam air.

"Namun saat ini berangsur surut," tuturnya dihubungi dari Putussibau, Senin (19/4/2021).

Suharta mengatakan telah meninjau langsung wilayah yang terendam banjir. Menurutnya ada beberapa rumah warga yang terendam seperti di Desa Badau dan Desa Janting. Warga masih bertahan di rumahnya masing-masing karena kondisi debit air berangsur surut. 

Sedangkan ruas jalan negara penghubung Indonesia-Malaysia antara Desa Janting dan Desa Kurak juga terendam banjir. Akses jalan tersebut juga menghubungkan enam desa lainnya ke Rumah Sakit Bergerak Badau.

"Saat ini memang kondisi banjir di Badau berangsur surut, namun merendam beberapa pemukiman penduduk dan fasilitas umum lainnya termasuk jalan negara penghubung enam desa," kata Suharta.

Dia menjelaskan Kecamatan Badau terdiri atas sembilan desa. Empat desa di antaranya rawan terjadi banjir yaitu Desa Sebindang, Badau, Janting dan Desa Pulau Majang.

Banjir yang terjadi di beberapa desa di Badau biasanya terjadi hanya beberapa hari saja, namun untuk Desa Pulau Majang banjir bisa lama karena berada di danau.
 
 "Semoga tidak ada hujan susulan sehingga kondisi banjir benar-benar surut dan aktivitas masyarakat bisa berjalan seperti biasanya," tuturnya.

Editor : Reza Yunanto