Kementan Turun Lapangan Pastikan Ketersediaan Bahan Pangan Pokok Stabil di Kalimantan Barat

Rizqa Leony Putri ยท Sabtu, 23 April 2022 - 19:55:00 WIB
Kementan Turun Lapangan Pastikan Ketersediaan Bahan Pangan Pokok Stabil di Kalimantan Barat
Pj Ketersediaan Pangan Provinsi Kalimantan Barat menyelenggarakan Gelar Pangan Murah, serta memantau dan monitoring ketersediaan stok dan stabilitas harga. (Foto: dok Kementan)

JAKARTA, iNews.id - Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto menugaskan Direktur Buah dan Florikultura Liferdi Lukman sebagai Pj Ketersediaan Pangan Provinsi Kalimantan Barat untuk turun ke lapangan, menyelenggarakan Gelar Pangan Murah serta memantau dan monitoring ketersediaan stok dan stabilitas harga.

Upaya tersebut sesuai dengan arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meminta jajaran Kementerian Pertanian bersama seluruh pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten atau kota di seluruh Indonesia melakukan pengawalan dan monitoring ketersediaan 12 bahan pangan pokok.

Peninjauan ini merupakan kedua kalinya dilaksanakan oleh Pj Ketersediaan Provinsi Kalbar. Kunjungan sebelumnya telah dilaksanakan pada 13 April 2022 di Kota Pontianak. 

Sesuai arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meminta jajaran Kementerian Pertanian bersama seluruh pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten atau kota di seluruh Indonesia melakukan pengawalan dan monitoring ketersediaan 12 bahan pangan pokok.

Liferdi bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Barat langsung menyambangi Gelar Pangan Murah di Kecamatan Kabayan Kabupaten Sanggau yang berjarak sekira tiga jam perjalanan dari Ibukota Provinsi Pontianak. Dia menyampaikan bahwa komitmen Kementan saat ini memastikan bahan pangan pokok aman dengan terus memonitor harga dan ketersediaan bahan pangan pokok di 34 provinsi setiap waktunya.

Melalui Gelar Pangan Murah, merupakan satu strategi untuk mengantisipasi lonjakan harga serta masyarakat mampu menikmati akses bahan pangan pokok yang berkualitas dan terjangkau.

“Dari uraian tersebut, kita dapat melakukan intervensi distribusi suatu komoditas dari daerah surplus ke daerah defisit dengan tujuan menjaga stabilitas harga dan stok pangan,” tuturnya.

Lina, salah satu masyarakat yang sedang berbelanja menjelaskan, dirinya merasa terbantu dengan adanya bahan pokok yang dijual murah. Harga bahan pokok yang dijual pada gelar pangan murah, adalah harga distributor memiliki rentang harga sekitar Rp20 ribu sampai dengan Rp30 ribu  lebih murah per paketnya, dibanding dengan yang dijual pada pasar tradisional.

Masyarakat berterimakasih dan berharap agar bahan pokok dapat kembali murah dan tetap stabil, terutama mendekati Idul Fitri.

Dalam kegiatan GPM ini, PMT Kalbar menjual berbagai bahan komoditas pangan yang dibutuhkan masyarakat, meliputi bahan pangan pokok strategis seperti beras medium 8.800 per kilogram gula pasir 12.000 per kilogram, minyak goreng premium, 19.000 per kilogram, bawang merah 11.000 per 500 gram, bawang putih 11.000 per 500 gram, telur ayam 24.000 per kilogram, dan susu kental manis 8.500 per kaleng.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Barat Heronimus Hero menegaskan bahwa kegiatan GPM yang dilakukan oleh Pasar Mitra Tani (PMT) ini akan berlanjut. Sebelumnya sudah terlaksana di dua titik, yakni di pelataran kantor Ketahanan Pangan Provinsi Kalbar di Kota Pontianak dan di Kabupaten Kubu Raya, gerakan ini ditujukan untuk mendukung stabilitas harga dan ketersediaan pangan terkhusus di wilayah-wilayah yang defisit yang memerlukan inervensi.

"Selanjutnya, kegiatan GPM ini diharapkan dapat sustainable dengan melibatkan stakeholders terkait logistik ketersediaan dan distribusi pangan yang berada di daerah," tuturnya.

(CM)

Editor : Rizqa Leony Putri

Bagikan Artikel: