Kontak Erat dengan Pasien Kabur di Pontianak, 6 Pegawai Hotel Tes Swab

Antara ยท Rabu, 05 Agustus 2020 - 10:06:00 WIB
Kontak Erat dengan Pasien Kabur di Pontianak, 6 Pegawai Hotel Tes Swab
ilustrasi tes swab (Foto: iNews/Asep Juhariyono).

PONTIANAK, iNews.id - Dinas Kesehatan Pontianak, Kalimantan Barat melakukan tes swab kepada enam orang di Hotel Jeruju Baru. Mereka sempat kontak erat dengan Is (42), pasien Covid-19 yang kabur dan menginap di hotel tersebut.

"Yakni enam orang yang terdiri atas satu orang pemilik hotel dan lima pegawainya," kata Kepala Dinkes Pontianak, Sidiq Handanu di Pontianak, Rabu (5/8/2020).

Sidiq mengatakan, tes swab itu dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Pontianak meluas dari kasus pasien kabur ini. Hasil tes kemungkinan akan keluar dalam dua-tiga hari berikutnya.

Selain melakukan tes swab, Dinkes Pontianak juga telah melakukan disinfeksi di hotel tersebut. Disinfeksi juga dilakukan di kamar yang ditempati Is selama menginap di hotel itu.

"Kami juga sudah melakukan disinfeksi di seluruh gedung, termasuk kamar-kamar," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Is yang merupakan warga Jombang, Jawa Timur itu kabur setelah diminta datang ke tempat isolasi usai dinyatakan positif Covid-19 pada Selasa (4/8/2020).

Saat petugas Dinkes Pontianak datang ke Hotel Jeruju Baru, Is telah check-out. Bahkan dia juga mematikan telepon selulernya sehingga tidak bisa dihubungi.

Dinkes Pontianak lalu berkoordinasi dengan Polresta Pontianak untuk melakukan pencarian. Berdasarkan sinyal GPS di HP, Is terpantau masih berada di dalam kota.

"Informasi dari pihak kepolisian bahwa dari pelacakan sinyal GPS handphone pasien tersebut berada di kawasan Kelurahan Saigon, Pontianak Timur," ujarnya.

Namun saat petugas Dinkes Pontianak mendatangi, Is ternyata juga sudah tidak ada di lokasi.

Terpisah, Kapolresta Pontianak Kombes Komarudin meminta Is kooperatif dan bersedia menemui petugas dinkes untuk menjalani isolasi. Dia mengatkan, pencarian Is atas permintaan dinkes yang kesulitan menemukan pasien yang kabur ini.

"Nomor handphone yang bersangkutan saat ini tidak aktif sehingga menyulitkan kami melakukan pencarian," tuturnya.

Editor : Reza Yunanto