Musim Penyu Bertelur, Satgas Polhut Kalbar Awasi Penyelundupan di 2 Wilayah Ini

Uun Yuniar ยท Sabtu, 25 Juli 2020 - 12:53 WIB
Musim Penyu Bertelur, Satgas Polhut Kalbar Awasi Penyelundupan di 2 Wilayah Ini
Satgas Polisi Kehutanan (Polhut) Kalimantan Barat mengawasi penyelundupan telur penyu di kawasan suaka penyu di Sambas dan Singkawang. (iNews.id/Uun Yuniar)

PONTIANAK, iNews.id - Polisi Kehutanan (Polhut) Kalimantan Barat mengantisipasi penyelundupan telur penyu memasuki musim penyu bertelur. Dua wilayah yang dipantau yakni Kabupaten Sambas dan Kota Singkawang yang memiliki kawasan suaka penyu.

"Kita tahu Kalbar punya suaka penyu, dan bulan-bulan ini sedang marak penyu bertelur," kata Kasatgas Polhut Kalbar, Paramita Rosandi di Pontianak, Sabtu (25/7/2020).

Dia mengatakan, Satgas Polhut telah berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kepulauan Riau (Kepri) untuk mengantisipasi penyelundupan telur penyu.

Hal itu dilakukan karena banyak nelayan dari kawasan Tambelan di Kepri yang membawa telur penyu untuk diselundupkan ke Pontianak.

Selain itu, Satgas Polhut Kalbar juga mengedukasi masyarakat di kawasan penyu bertelur untuk tidak menangkap dan memperjualbelikan telur penyu, mengingat keberadaan satwa tersebut saat ini langka.

"Kami juga melakukan sosialisasi ke masyarakat yang berada di kawasan penyu bertelur agar tidak menangkap dan memperjual belikan telur penyu yang termasuk satwa dilindungi ini," katanya.

Sebelumnya, Polairud Polda Kalbar menangkap seorang anak buah kapal (ABK) inisial BY yang menyelundupkan 9.310 butir telur penyu dari Tambelan ke Pontianak.

Kalbar memiliki kawasan suaka penyu di Tanjung Belimbing di Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas. Tempat tersebut merupakan kawasan suaka penyu terpanjang di Indonesia dari mulai penetasan hingga pelepasliaran.


Editor : Reza Yunanto