Perjuangan Rakyat Singkawang Diangkat dalam Film, Tayang 17 Agustus

Antara · Minggu, 15 Agustus 2021 - 08:26:00 WIB
Perjuangan Rakyat Singkawang Diangkat dalam Film, Tayang 17 Agustus
Salah satu adegan film pejuang berjudul Passan Terakher (pesan terakhir) karya Achmad Hardin yang akan tayang perdana pada 17 Agustus 2021. Foto: Antara/HO-Hardin Entertainment

PONTIANAK, iNews.id - Film perjuangan berjudul Passan Akher (pesan terakhir) karya sineas Kalimantan Barat (Kalbar) Achmad Hardin akan ditayangkan secara perdana pada 17 Agustus 2021. Film tersebut mengangkat tema perjuangan rakyat Kalbar khususnya Singkawang dalam merebut kemerdekaan.

Achmad Harding yang bertindak sebagai produser film Passan Akher menjadikan buku karya pejuang Sarimin Minhad, berjudul Setetes Air di Padang Pasir sebagai sumber cerita. Sarimin diketahui tokoh pejuang dan Ketua Barisan Pemberontakan Indonesia Kalbar (BPIKB) Afdeling Singkawang.  

"Di dalam buku tersebut, membuktikan di daerah kita Kalbar, khususnya wilayah afdeling Singkawang itu ada yang dinamakan perjuangan rakyat dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia melawan kedudukan Belanda," kata Hardin, Sabtu (14/8/2021).

Film tersebut, lanjut dia, mengambil seting tahun 1945-1949. Pesan moral yang diangkat terkait dengan solidaritas, sejarah, nasionalisme dan patriotisme.

"Film ini penuh dengan pesan moral untuk mendidik serta meningkatkan rasa kecintaan kita terhadap para pahlawan bangsa yang telah berjasa terhadap negara Indonesia," tuturnya.

Sebanyak 400 orang terlibat dalam film ini. Tidak hanya menghadirkan talent atau pemeran dari Kota Singkawang, adapula dari Kabupaten Sambas dan Bengkayang.

Selain itu, Achmad Hardin memastikan film yang tayang di hari kemerdekaan ini tetap menarik untuk disaksikan, karena film ini mengandung unsur romantis komedi. Jadi para penonton tidak hanya dibuat tegang akan aksi perjuangan namun ada unsur jenaka yang dapat menghibur, katanya.

"Kami berharap ini menjadi film produksi lokal yang bisa menjadi hasil karya yang bermutu. Bisa diterima masyarakat, menghibur dan generasi sekarang bisa mengingat jasa pejuangnya demi kemerdekaan," katanya. 

Editor : Erwin C Sihombing

Bagikan Artikel: