Polisi Selidiki Kebakaran Rumah Betang Warga Dayak di Kapuas Hulu

Antara ยท Senin, 20 Juli 2020 - 13:42 WIB
Polisi Selidiki Kebakaran Rumah Betang Warga Dayak di Kapuas Hulu
Ilustrasi Rumah Betang Warga Suku Dayak di Kotawaringin Timur. (Antara/Ist)

KAPUAS HULU, iNews.id - Polres Kapuas Hulu, Kalimantan Barat menyelidiki penyebab kebakaran Rumah Betang di Desa Nanga Nyabau, Kecamatan Putussibau Utara. Tak ada korban jiwa dalam musibah itu.

"Kebakaran itu semalam. Kami masih melakukan penyelidikan sumber dan penyebab api," kata Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu, AKP Rando dihubungi dari Putussibau, Senin (20/7/2020).

Rando mengatakan, dari keterangan sementara yang diperoleh kepolisian, kebakaran tersebut awalnya diketahui oleh salah seorang penghuni Rumah Betang bernama Ipang. Dia yang mendengar suara gaduh, keluar dari bilik tempatnya tinggal menuju ke pelataran rumah.

Pada saat di pelataran Rumah Betang, Ipang melihat bilik Rumah Betang di bagian tengah sudah terbakar oleh api dan menjalar cepat ke bilik warga lainnya.

Dia kemudian berusaha memadamkan api menggunakan air yang diangkut dengan ember, bersama-sama penghuni Rumah Betang dan warga desa setempat.

Namun upaya tersebut sia-sia. Api cepat membesar. Rumah Betang yang terbuat dari kayu dengan mudah dilalap api.

"Merasa tidak mampu untuk memadamkan api, korban kemudian lari menyelamatkan diri bersama warga Rumah Betang yang lain," ucapnya.

Dia melanjutkan, setelah dua jam berlalu, api yang melalap Rumah Betang padam dengan sendirinya meninggalkan puing-puing yang hangus terbakar.

"Semalam kami langsung ke lokasi untuk mendalami penyebab kebakaran," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Rumah Betang yang merupakan rumah warga Suku Dayak di Desa Nanga Nyabau, Kabupaten Kapuas Hulu hangus terbakar. Tak ada korban jiwa. Namun, kebakaran itu membuat sekitar 100 orang penghuni rumah terpaksa mengungsi.


Editor : Reza Yunanto