Tak Lagi Berburu, Warga di Perbatasan RI-Malaysia Serahkan Senjata Api ke TNI

Antara ยท Selasa, 25 Mei 2021 - 12:12:00 WIB
Tak Lagi Berburu, Warga di Perbatasan RI-Malaysia Serahkan Senjata Api ke TNI
Personel Satgas Pamtas Yonif 643/Wanara Sakti menerima senjata api dari warga Desa Siding di Kabupaten Bengkayang. (Foto: Istimewa)

BENGKAYANG, iNews.id - Seorang warga Bengkayang, Kalimantan Barat sukarela menyerahkan senjata api ke TNI. Senjata api jenis Musket atau Lantak itu digunakan untuk berburu dan melindungi diri di daerah perbatasan Indonesia-Malaysia.

Warga tersebut bernama Bakas (43). Pria yang tinggal di Dusun Padan, Desa Siding, Kecamatan Siding itu menyerahkan senjata api miliknya ke Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamts) Yonif Mekanis 643/Wanara Sakti.

"Saya sudah meninggalkan kebiasaan berburu dan saya percaya bahwa kondisi perbatasan sekarang sudah aman dengan adanya TNI sehingga saya rasa tidak perlu lagi menyimpan senjata ini," ujar Bakas dikutip dari keterangan tertulis Satgas Pamtas Yonif 643/Wanara Sakti, Selasa (25/5/2021).

Senjata api itu diserahkan Bakas ke Sertu Bangun sebagai Komandan Pos perbatasan Indonesia-Malaysia di Siding. Penyerahan dilakukan di rumah Bakas.

"Kami mendapat kepercayaan salah satu warga Siding yang sukarela menyerahkan senjata apinya kepada kami," tutur Dansatgas Pamtas Yonif 643/Wanara SaktiLetkol Hendro Wicaksono.

Dia mengatakan, Satgas Pamtas selalu memberikan penjelasan dan edukasi kepada masyarakat tentang kepemilikan senjata api yang bertentangan dengan aturan hukum.

"Kami merasa terhormat atas kepercayaan masyarakat kepada kami. Semoga hubungan baik antara kita dapat terjaga dan semakin kuat," ujarnya.

Editor : Reza Yunanto