Wamen LHK Alue Dohong Soroti Pertambangan Emas Liar di Kapuas Hulu: Itu Merusak Lingkungan

Antara ยท Selasa, 17 November 2020 - 16:57:00 WIB
Wamen LHK Alue Dohong Soroti Pertambangan Emas Liar di Kapuas Hulu: Itu Merusak Lingkungan
Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Alue Dohong (rompi) saat berkunjung ke Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. (Antara)

KAPUAS HULU, iNews.id - Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Alue Dohong menyoroti pertambangan emas tanpa izin (PETI) yang marak di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Menurutnya harus ada pemahaman masyarakat yang masih melakukan aktivitas pertambangan secara liar itu.

Dia mengakui kalau aktivitas pertambangan emas itu menyangkut sumber mata pencaharian warga. Namun hal itu juga merusak lingkungan.

"Kalau kita ingin mengeksploitasi menambang di sungai, sungai itu hancur lalu kita dapatkan emas sebentar dan kerusakannya jangka lama. Terus kita dapat untung apa?," kata Alue Dohong saat kunjungan kerja ke Kapuas Hulu Kalimantan Barat, Selasa (17/11/2020).

Dikatakan putra daerah Kalimantan ini, kerusakan lingkungan berdampak terhadap keberlangsungan makhluk hidup baik manusia mau pun hewan.

Salah satu contoh, kata Dohong, untuk membersihkan emas memakai air raksa merupakan hal berbahaya. Jika dibuang sembarangan ke sungai, berpotensi dimakan ikan di dasar perairan dan dimakan lagi oleh manusia yang bisa menjadi penyakit.

"Itu limbah berbahaya dan beracun," kata Dohong.

Selain itu, Dohong juga mengatakan untuk menjaga kelestarian hutan. Kesadaran tersebut bukan karena kayu bernilai ekonomis, namun untuk mencegah erosi menjaga kualitas air dan menghirup karbondioksida.

"Jika hutan baik akan menyimpan air, jika rusak maka berdampak kualitas lingkungan kita lihat berbagai aspek, yang terpenting kita jaga kelestarian dan fungsi lingkungan," katanya.

Editor : Reza Yunanto