Tidak hanya pemain, perangkat pertandingan yang memimpin laga juga mendapat sanksi berupa teguran keras serta larangan memimpin satu pertandingan.
Selain itu, penyelenggara memastikan kondisi pemain yang menjadi korban tetap dipantau guna mengetahui dampak cedera yang dialami akibat insiden tendangan kungfu tersebut.
Panitia juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan kompetisi agar kejadian serupa tidak kembali terulang pada pertandingan selanjutnya.
“Kita harusnya belajar apa yang viral dari Liga 4 di Jawa Timur, Jawa Tengah. Kami lihat ada dua kejadian di Kalimantan Barat ini,” ujarnya.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait