SINTANG, iNews.id- Pembunuhan sekeluarga di Solam Raya, Sintang, Kalimantan Barat menewaskan seorang anak di bawah umur. Pelaku inisial RA (27) mengaku meleset saat hendak membacok korban sehingga mengenai leher anak tersebut.
Polres Sintang menghadirkan tersangka pembunuhan berantai RA (27) dalam rilis perkara, Selasa (10/8/2021). Dari pengakuan terungkap bahwa awalnya tersangka hendak membunuh Sugiono dan istrinya Turyati saja.
Korban Sugiono saat itu sedang bersama cucunya Afsya Amila Putri. Korban melakukan perlawanan saat tersangka hendak membacok sehingga mengenai leher cucunya.
"Korban melalukan perlawanan ketika hendak dibacok. Tersangka sedikit meleset dan mengenai leher sang cucu," ujar Wakapolres Sintang Kompol Rizal Ferdianto dikutip dari laman Polres Sintang, Rabu (11/8/2021).
Tersangka masih terus mencoba membacok korban hingga akhirnya korban tewas. Melihat korban tewas, tersangka ingin memastikan cucunya juga sudah tewas.
Meski sang cucu sudah dalam keadaan tak sadar, tersangka tetap membacok korban untuk memastikan sudah tewas.
"Tersangka kembali membacok sang cucu yang sudah tak sadar hanya untuk memastikan kedua korban sudah meninggal," tuturnya.
Pengakuan ini menurutnya yang membuat terang kenapa kedua jenazah korban ditemukan dalam keadaan bersimbah darah penuh luka.
Menurutnya, kepolisian masih akan menggelar rekonstruksi lagi untuk memperjelas pembunuhan sadis yang menggemparkan warga Sintang ini termasuk pasal yang akan digunakan untuk menghukum pelaku.
Kasus ini menurutnya menjadi atensi pimpinan kepolisian. Tersangka terancam hukuman seumur hidup bahkan hukuman mati.
"Kami akan gelar rekostruksi secepatnya karena ini masuk atensi pimpinan," tuturnya.
Pembunuhan sadis itu terjadi pada Senin (2/8/2021). Tersangka mengaku sakit hati karena dihina miskin oleh istri korban Turyati, saat hendak meminjam uang.
Tersangka awalnya menghabisi nyawa Sugiono dan cucunya Afsya Amila Putri di kebun sawit. Kemudian dia menjemput Turyati dan menghabisi nyawa korban di lokasi yang sama.
Jenazah Turyati ditemukan pada Rabu 4 Agustus. Kemudian sehari kemudian giliran jenazah Sugiono dan cucunya yang ditemukan.
Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait