Dengan terkuaknya penyebab kematian korban bersimbah darah, kasus pun ditutup. Keluarga juga telah menerima sepenuhnya perihal kematian korban.
Sebelumnya, korban ditemukan tewas di bangunan kosong samping rumahnya di Jalan H Abas, Kecamatan Pontianak Selatan pada 5 November lalu. Saat ditemukan, korban memakai piyama tampak bersimbah darah dengan kondisi tempurung kepala pecah serta luka robek di bagian kepala.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait