Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono. (Antara)
Antara

PONTIANAK, iNews.id - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meminta warga mewaspadai terjadinya banjir akibat air laut pasang yang akan mencapai puncaknya pada 25 Agustus 2021. Ketinggian air laut diperkirakan mencapai 1,7 meter.

"Melihat potensi air pasang tertinggi 1,7 meter sejak 22 Agustus dan puncaknya 25 Agustus, kami mengimbau agar masyarakat waspada terjadinya genangan air di kawasan-kawasan rendah," ujar Edi di Pontianak, Selasa (24/8/2021).

Edi menjelaskan, air pasang tertinggi terjadi pada pukul 21.00 WIB pada Senin malam, dan akan berlangsung hingga Selasa malam nanti.

Banjir rob di Pontianak pada Desember 2020. (iNews.id/Uun Yuniar)

Sedangkan cuaca di Kota Pontianak diperkirakan masih akan mengalami hujan deras, sehingga berpotensi terjadinya genangan di kawasan-kawasan rendah.

"Kota Pontianak topografinya datar dan relatif rendah. Bahkan terdapat kawasan yang permukaannya malah di bawah air saat terjadi pasang. Mudah-mudahan tidak hujan lebat dan dan tidak lama intensitas hujannya," ujar Edi.

Menurut Edi, Pemerintah Kota Pontianak telah menyiapkan solusi jangka pendek dengan melakukan normalisasi sejumlah parit yang ada di Pontianak untuk memperlancar air saat surut

"Kemudian juga melakukan peninggian sejumlah ruas jalan yang rendah dan untuk jangka panjangnya sudah di programkan dari kementerian terkait," ujarnya.


Editor : Reza Yunanto

BERITA TERKAIT