46 Santri Positif Covid-19, Syarat Masuk Kalbar Diperketat Wajib Tes PCR

Antara ยท Minggu, 02 Mei 2021 - 09:01:00 WIB
46 Santri Positif Covid-19, Syarat Masuk Kalbar Diperketat Wajib Tes PCR
Santri asal Kalimantan Barat menjalani pemeriksaan Covid-19. (Antara)

PONTIANAK, iNews.id - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) memperketat syarat masuk pendatang melalui jalur udara. Hal itu dilakukan setelah 46 santri yang pulang melalui Bandara Supadio positif terpapar Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kalbar Harisson mengatakan, untuk pelajar atau santri yang pulang ke Kalbar sebelumnya telah diberi kelonggaran. Mereka cukup menunjukkan hasil negatif tes antigen dari daerah keberangkatan.

Namun dengan ditemukannya puluhan santri yang ternyata positif Covid-19, kelonggaran tersebut tidak berlaku lagi. Mereka wajib membawa tes PCR yang menyatakan negatif Covid-19 jika ingin pulang ke Kalbar.

"Ini kita lakukan karena setelah diperiksa, nilai sampel santri yang negatif CT-nya rendah dan viral loadnya tinggi. Ini sangat berbahaya bagi orang-orang yang ada di sekitar mereka, jika mereka berkumpul bersama keluarganya," ujarnya di Pontianak, Sabtu (1/5/2021).

Dia mengatakan kepada para santri yang tiba melalui Bandara Supadio pada 28 Maret -28 April telah dilakukan tes PCR secara acak. Di luar dugaan ternyata ada 46 orang atau sekitar lima persen yang positif Covid-19. 

Untuk itu Pemprov Kalbar mengubah kebijakan sehingga pelajar atau santri yang akan pulang ke Kalbar melalui udara harus menunjukkan surat keterangan negatif uji usap PCR maksimal 3x24 jam sejak pengambilan sampel.

"Ini bukan memberatkan masyarakat yang akan datang atau pulang ke Kalbar. Tetapi justru ingin melindungi masyarakat dan mencegah penyebaran Covid-19," tuturnya.

Editor : Reza Yunanto