5 Kepala Negara Bersahabat dengan Presiden Soekarno, Nomor 3 Berikan Pesawat Ilyushin IL-14

Faqihah Husnul Khatimah ยท Senin, 28 November 2022 - 16:59:00 WIB
5 Kepala Negara Bersahabat dengan Presiden Soekarno, Nomor 3 Berikan Pesawat Ilyushin IL-14
Kepala negara bersahabat dengan Presiden Soekarno, salah satunya Perdana Menteri Uni Soviet Nikita Khrushchev. (Foto: kemdikbud.go.id).

PONTIANAK, iNews.id – Sejumlah kepala negara bersahabat dengan Presiden Soekarno pada zaman pemerintahannya menarik untuk disimak. Persahabatan itu menghasilkan hubungan baik antara kedua negara sampai saat ini.

Presiden Soekarno memiliki kepribadian kharismatik dan percaya diri sehingga mudah akrab dengan pemimpin negara lain. Sikap ini menjadikan sejumlah kepala negara menjalin persahabatan yang baik dengan Soekarno.

Pergaulan internasional Soekarno bahkan menyentuh kepala negara maju, seperti Amerika Serikat dan Uni Soviet. 

Berikut deretan kepala negara yang bersahabat dekat dengan Presiden Soekarno:

1. JF Kennedy

Setelah bersitegang dengan Amerika Serikat, Indonesia kembali menjalin hubungan baik lewat persahabatan Soekarno dan John Fitzgerald Kennedy. Soekarno menganggap JF Kennedy memiliki pikiran progresif dan banyak persamaan. 

Pertemuan pertama Soekarno dengan Kennedy terjadi 1961. Saat itu, Soekarno datang ke Gedung Putih atas undangan Kennedy. Kedatangan Soekarno disambut dengan baik oleh Kennedy. 

Mereka tampak akrab berbincang tentang kedua negara. Kennedy berjanji akan datang ke Indonesia. Soekarno juga antusias dan menyiapkan tempat penyambutan khusus di Istana Merdeka. 

Namun, kunjungan itu tidak pernah terjadi karena Kennedy tewas ditembak pada 1963.

2. Fidel Castro

Fidel Castro saat menjabat Presiden Kuba menjalin persahabatan dengan Soekarno. Mulanya, pejuang revolusi Kuba, Che Guevara berkunjung ke Indonesia tahun 1959. 

Dia merupakan wakil resmi Kuba untuk mendiskusikan hubungan dagang. Soekarno dan Che cocok karena sama-sama penuh energi dan bergaya informal.

Che pun mengundang Soekarno untuk berkunjung ke Kuba. Pada 1960, Soekarno mendatangi Kuba. Kedatangan Soekarno disambut baik oleh Fidel Castro di Bandara Havana. 

Rakyat Kuba juga turut menyambut kedatangan Soekarno dengan berdiri di sepanjang jalan sambil memegang poster bertuliskan ‘Viva President Soekarno’.

Soekarno dan Castro berdiskusi tentang kemandirian ekonomi. Keduanya sepakat tidak mau didikte Amerika Serikat. Castro mendapatkan hadiah keris dari Soekarno. Mereka tertawa sembari bertukar tutup kepala. 

Soekarno memakai topi ala komandan militer khas Castro. Sebaliknya, Castro mengenakan kopiah khas Soekarno. 

Editor : Kurnia Illahi

Halaman : 1 2

Follow Berita iNewsKalbar di Google News

Bagikan Artikel: