7 Nelayan asal Kalbar Tenggelam di Natuna, Seorang Meninggal

Antara ยท Senin, 29 Juni 2020 - 15:59 WIB
7 Nelayan asal Kalbar Tenggelam di Natuna, Seorang Meninggal
Tim SAR memindahkan 7 nelayan Kalbar dari Kapal kargo Gua Yuan 28 di perairan Natuna, Kepri, Minggu (28/6/2020). (Antara)

NATUNA, iNews.id - Kapal nelayan KM Sidik yang mengangkut tujuh orang awak dan muatan ikan tenggelam di Laut Natuna, Kepulauan Riau. Seluruh awak kapal selamat, namun seorang meninggal dunia.

Peristiwa miris itu terjadi pada Sabtu (28/6/2020). KM Sidik yang berangkat dari Pelabuhan Desa Tanjung, Natuna pada Sabtu (27/6/2020) sore dengan tujuan Kuala Mempawah, Pontianak, dihantam ombak besar dan badai di tengah laut.

Kapal kemasukan air, sedangakan mesin pompa tidak mampu membuang air dengan cepat sehingga kapal tenggelam di sekitar Pulau Seraya pada Minggu (28/6/2020) dini hari.

Beruntung peristiwa itu diketahui kapal kargo Gua Yuan 28 berbendera China dan Brazil yang berada tak jauh dari lokasi tenggelamnya kapal.

Awak kapal tersebut kemudian menolong tujuh orang yang tenggelam itu. Namun salah seorang ternyata meninggal dunia.

"Kapal Gua Yuan 28 mengevakuasi ketujuh korban dalam kondisi enam orang selamat dan satu orang meninggal dunia," ujar Kepala Sub Seksi KPP Natuna, Leo Umbara, Senin (29/6/2020).

Dia mengatakan, ketujuh korban kemudian dipindahkan ke KN SAR Sasikirana untuk dibawa ke daratan. Tiba di Pelabuhan Penagi, Ranai, Natuna, p ketujuh korban selamat maupun meninggal dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Natuna.

"Korban masih ditangani tim medis RSUD Natuna dengan penanganan secara khusus sesuai protokol Covid-19," ujarnya.

Enam orang awak kapal yang selamat yaitu Porqan (27), Sudarman (38), Alfian (53), Teguh (29) yang merupakan warga Mempawah Timur, Jamuris (55) warga Ranai, dan Lendra (33) warga Pontianak. Sedangkan korban meninggal yaitu Husaini (54) warga Ketapang.


Editor : Reza Yunanto