Dinyatakan Positif, 16 Orang di Kalbar Pertanyakan Akurasi Tes Corona

Antara ยท Minggu, 02 Agustus 2020 - 17:25 WIB
Dinyatakan Positif, 16 Orang di Kalbar Pertanyakan Akurasi Tes Corona
Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengunjungi salah satu pasein Covid-19 yang diisolasi di Kubu Raya, Sabtu (1/8/2020). (Antara)

KUBU RAYA, iNews.id - Sebanyak 16 orang pekerja bangunan yang dinyatakan positif Covid-19 di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat mempertanyakan akurasi rapid dan swab test. Mereka meminta penjelasan tim medis mengapa dinyatakan positif terjangkit virus corona.

"Saya dan teman-teman mempertanyakan hasil tes cepat yang dilakukan kepada kami, karena hasil tes cepat yang dilakukan kepada kami terdapat perbedaan," ujar Mauri, salah satu dari 16 orang tersebut di Pontianak, Minggu (2/8/2020).

Mauri menceritakan, ada empat rekan mereka yang berdasarkan hasil rapid test juga dinyatakan reaktif Covid-19. Namun, berdasarkan tes swab empat orang itu hasilnya negatif.

Mauri mengatakan, dia dan 15 rekannya ingin mempertanyakan tolok ukur pasien Covid-19 yang dinyatakan positif seperti apa.

Mauri merasa dia dan 15 teman-temannya yang lain yang saat ini menjalani isolasi tidak merasakan sakit, sehingga petugas medis menyatakan mereka sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG).

"Makanya kami bingung dengan hasil tes tersebut," katanya.

Setelah dinyatakan positif, Mauri dan 15 rekannya kini menjalani karantina mandiri. Mereka tak bisa pulang ke Jawa Tengah pada Idul Adha kali ini.

"Sami semua sudah sepakat untuk pulang ke kampung halaman kami masing-masing untuk merayakan Idul Adha, namun tidak bisa pulang karena harus di isolasi," tuturnya.

Sebelumnya, Gubernur Kalbar Sutarmidji mengungkapkan ada 16 pekerja bangunan asal Jawa Tengah yang positif terjangkit Covid-19 berdasarkan pemeriksaan di Pelabuhan Pontianak.

Belasan orang itu bekerja untuk proyek pembangunan pusat perbelanjaan di Kabupaten Kubu Raya.


Editor : Reza Yunanto