Gusur Makam Leluhur Dayak, Perusahaan Sawit Disidang Adat dan Denda Rp300 Juta

Sigit Dzakwan Pamungkas ยท Selasa, 28 September 2021 - 07:30:00 WIB
Gusur Makam Leluhur Dayak, Perusahaan Sawit Disidang Adat dan Denda Rp300 Juta
Sidang Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Tengah terkait penggusuran makam leluhur Dayak digelar di Kotawaringin Barat. (Foto: iNews/ Sigit Dzakwan)

KOTAWARINGIN BARAT, iNews.id - Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Tengah menggelar sidang adat Sarah Bahaik terhadap perusahaan kelapa sawit yang menggusur makam leluhur dayak di Kabupaten Kotawaringin Barat dan Sukamara. Perusahaan tersebut diputuskan membayar denda Rp300 juta.

Makam leluhur dayak yang digusur berada di Desa Sumber Mukti Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat, dan Desa Sukaraja, Kecamatan Sukamara, Kabupaten Sukamara.

Sidang digelar tertutup di Rumah Betang, yakni rumah adat Suku Dayak di Desa Pasir Panjang, Pangkalan Bun, Senin (27/9/2021). 

Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran (Foto: iNews/Sigit Dzakwan)
Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran (Foto: iNews/Sigit Dzakwan)

"Sidang adat bukan untuk mencari siapa yang salah, melainkan untuk mencari mufakat dalam musyawarah dengan kearifan lokal," ujar Ketua DAD Agustiar Sabran yang memimpin sidang.

Dia mengatakan, Suku Dayak cinta damai. Bila ada permasalahan selalu ditempuh dengan perdamaian.

Editor : Reza Yunanto

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: