Kasus Covid-19 Singkawang Naik Drastis, Wali Kota Tjhai Chui Mie Gelar Rakor

Antara ยท Kamis, 01 April 2021 - 13:52:00 WIB
Kasus Covid-19 Singkawang Naik Drastis, Wali Kota Tjhai Chui Mie Gelar Rakor
Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie. (Antara)

PONTIANAK, iNews.id - Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie langsung menggelar rapat koordinasi guna menyikapi kenaikan drastis kasus positif. Dalam sehari ada 54 kasus, termasuk satu klaster Rumah Tahfidz dengan 41 santrinya yang juga positif terjangkit virus corona.

"Kemarin ada 54, dan 41 dari Rumah Tahfidz. Terkait hal itu kita perlu mengambil langkah dalam penanganannya," kata Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie di Singkawang, Kamis (1/4/2021).

Dia menjelaskan mereka yang terkonfirmasi positif saat ini sudah dilakukan isolasi mandiri di tempat tersebut. 

"Sedangkan yang negatif, sudah kita pulangkan ke rumahnya masing-masing," katanya.

Dari temuan tersebut, pihaknya akan segera melakukan tracing supaya pihaknya bisa tahu dari mana sumber virusnya berasal dan bagaimana cara memutus mata rantai penyebaran Covid-19 tersebut.

Kemudian, kepada camat, lurah beserta pilarnya diminta untuk sama-sama turun ke lapangan guna meninjau kondisinya seperti apa. Selanjutnya, undang para tokoh untuk menyampaikan agar tetap taat terhadap protokol kesehatan.

"Misalkan ada sebuah pertemuan, maka mereka bisa membatasi jumlah orang dalam ruang pertemuan. Intinya harus kurang dari 50 persen," ujarnya.

Tak hanya itu, sebelum pertemuan dilakukan mereka harus mensterilkan dulu ruangan dengan disinfektan.

Selaku Ketua Satgas Covid-9 Singkawang dia beserta anggota kembali akan melakukan penyemprotan massal di seluruh wilayah.

"Dalam kegiatan penyemprotan massal nanti kita akan libatkan TNI, Polri dan BPKS yang ada di Kota Singkawang," ujarnya.

Pemerintah menurutnya telah melakukan upaya-upaya konkrit. Dia pun meminta agar masyarakat Singkawang selalu meningkatkan imun supaya tubuhnya dapat melawan virus yang masuk. "Jangan lupakan protokol kesehatan," kata perempuan yang pernah terpapar Covid-19 dan sembuh ini

Editor : Reza Yunanto