Kronologi Penemuan Mayat Ibu-Anak di Pontianak, Kedua Korban 3 Hari Tak Bisa Dihubungi

Uun Yuniar ยท Kamis, 24 September 2020 - 12:48 WIB
Kronologi Penemuan Mayat Ibu-Anak di Pontianak, Kedua Korban 3 Hari Tak Bisa Dihubungi
Suasana di TKP penemuan mayat ibu dan anak di Kota Pontianak, Kalbar, Kamis (24/9/2020). (Foto: iNews/Uun Yuniar)

PONTIANAK, iNews.idPenemuan mayat ibu dan anak di Jalan Tanjung Harapan, Kelurahan Banjar Serasan, Kecamatan Pontianak Timur, Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), masih menghebohkan warga setempat. Keluarga dan warga tidak menyangka kedua korban yang beberapa hari tidak terlihat, ternyata sudah tewas di rumahnya.

Mayat Sumi (39), dan putrinya, Geby (19), ditemukan di rumahnya pada Rabu (24/9/2020) malam. Kronologi penemuan mayat kedua korban berawal dari kecurigaan keluarga karena tidak bisa menghubungi mereka.

Keluarga korban, Yoga mengatakan, dirinya sudah berkali-kali menghubungi anak dan ibu tersebut. Namun, sudah tiga hari keduanya tak dapat dihubungi.

“Kami ngumpul semua dan datang ke sini karena mereka enggak bisa dihubungi. HP-nya aktif, tapi enggak diangkat. Sebelum meninggal, anak saya terakhir datang ke sini dua minggu yang lalu,” katanya.

Hal ini kemudian dibahas keluarga besar. Mereka sepakat untuk berkumpul dan mendatangi rumah korban. Tiba di rumah korban, keluarga menemukan sejumlah kejanggalan.

Lampu rumah dalam keadaan mati. Keluarga langsung mendobrak pintu rumah dan menemukan keduanya sudah terkapar tak bernyawa di lantai. Sejumlah keluarga menangis histeris melihat kondisi keduanya yang mengenaskan.

“Kami dobrak pintu, tahu-tahu mereka sudah terkapar di lantai. Kami dari awal udah curiga karena gordennya terlihat keluar,” katanya.

Sementara Kapolresta Pontianak Kota Kombes Pol Komarudin yang langsung tutun ke lokasi kejadian mengatakan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kedua korban ibu dan putrinya diduga korban pembunuhan. Polisi masih mendalami kasus ini.

“Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan fakta-fakta di lokasi, ada luka di tubuh korban. Diduga korban ibu dan anaknya ini korban pembunuhan,” kata Kombes Pol Komarudin.

Setelah dilakukan olah TKP, kedua mayat tersebut langsung dievakuasi ke kamar mayat Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalbar. Mayat kedua korban akan diautopsi guna memastikan penyebab kematian korban.


Editor : Maria Christina