Kurangi Impor Listrik dari Malaysia, PLTU Kapasitas 100 MW Beroperasi di Kalbar

Antara · Senin, 03 Mei 2021 - 09:22:00 WIB
Kurangi Impor Listrik dari Malaysia, PLTU Kapasitas 100 MW Beroperasi di Kalbar
PLTU Kalbar-1 di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. (Foto: Istimewa)

PONTIANAK, iNews.id - Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Kalbar-1 unit dua di Kabupaten Bengkayang mulai beroperasi. PLTU berkapasitas 100 Megawatt (MW) ini bisa menekan impor listrik dari Malaysia yang selama ini dipasok oleh Sesco.

"Beroperasinya tambahan unit dari PLTU ini akan menurunkan volume pembelian listrik dari Sesco Malaysia sekitar 30 persen," ujar Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan PLN, Wiluyo Kusdwiharto di Pontianak, Minggu (2/5/2021).

Dia menjelaskan, Sistem Khatulistiwa saat ini memiliki kemampuan memasok sebesar 492 MW dengan beban puncak sebesar 398 MW. Dengan tambahan pasokan daya listrik dari PLTU Kalbar-1 ini, daya pasok akan meningkat hingga 672 MW. Sedangkan cadangan daya mencapai 274 MW.

"Dengan pasokan listrik yang cukup, sistem kelistrikan Khatulistiwa akan semakin andal dan mandiri, kondisi ini tentunya akan semakin mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi, khususnya di Kalbar," ujarnya.

Dia mengatakan, unit satu pembangkit Independent Power Producer (IPP) ini sebelumnya telah berhasil terhubung ke Sistem Khatulistiwa pada 29 Desember 2020.

"Kami menargetkan pada pertengahan tahun ini seluruh unit sudah dapat beroperasi secara komersial untuk memenuhi kebutuhan listrik rakyat Kalbar di Sistem Khatulistiwa," katanya.

Pembangkit listrik yang dikembangkan oleh PT GCL Indo Tenaga, yang berdiri di lahan seluas 55 hektare ini dikembangkan untuk memangkas biaya pokok produksi listrik. Selain itu juga mengurangi penggunaan pembangkit berbahan baku diesel dan menghentikan pembangkit-pembangkit sewa.

“Secara umum Kalbar saat ini semakin handal dan kami akan terus memberikan layanan yang terbaik,” ujarnya.

Sebelumnya PLTU Parit Baru Site Bengkayang pada 2019 lalu telah diresmikan dan kapasitasnya 2 x50 MW. PLTU yang terletak di Dusun Tanjung Gundul, Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan tersebut memperkuat pasokan dan kehandalan listrik di Sistem Khatulistiwa.

Editor : Reza Yunanto