Lantik 4 Pjs Bupati di Kalbar, Gubernur Sutarmidji Ingatkan Harus Netral di Pilkada

Antara ยท Sabtu, 26 September 2020 - 16:05 WIB
Lantik 4 Pjs Bupati di Kalbar, Gubernur Sutarmidji Ingatkan Harus Netral di Pilkada
Gubernur Kalbar Sutarmidji. (Foto: Antara)

PONTIANAK, iNews.id - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji melantik empat pejabat sementara (pjs) bupati, Sabtu (26/9/2020). Dia menegaskan kepada keempat pjs kepala daerah untuk menjaga netralitas di Pilkada Serentak 2020 yang dilaksanakan di tujuh kabupaten tersebut.

Adapun keempat pjs yang dikukuhkan Gubernur Kalbar, yakni Syarif Kamaruzaman sebagai Pjs Bupati Sambas dan Florentinus Anum sebagai Pjs Bupati Sintang. Kemudian, Linda Purnama sebagai Pjs Bupati Melawi dan Sri Jumiadati sebagai Pjs Bupati Sekadau.

Sutarmidji menegaskan, dirinya memilih dan mengusulkan empat nama pjs bupati tersebut berdasarkan berbagai pertimbangan. Selain itu, dia mempertimbangkan kinerja dari empat pejabat tersebut.

"Saya minta kepada semua pihak untuk tidak mempermasalahkan soal suku, agama atau golongan dalam penempatan pjs ini. Sebab, mereka ditugaskan sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Sutarmidji usai melantik empat Pjs Bupati (Sambas, Sintang, Melawi dan Sekadau) di Pontianak, Sabtu (26/9/2020).

Dia kembali menekankan, dalam Pilkada Serentak 2020, bukan hanya pjs bupati saja yang harus netral. Keluarganya juga harus netral dan jangan ikut menjadi tim sukses salah satu kandidat pasangan calon bupati-wakil bupati yang akan maju dalam Pilkada Serentak 2020.

Sutarmidji mengatakan, jika diketahui ada pjs bupati dan keluarganya tidak netral dalam pilkada, maka dirinya siap untuk langsung mencopot pjs bupati tersebut.

Dia juga meminta pjs bupati untuk memperhatikan permasalahan Covid-19 di daerah tempatnya ditugaskan. Jangan sampai kasus Covid-19 di daerah kembali meningkat. Para pjs kepala daerah harus terus berkoordinasi dalam upaya pencegahan penyebaran virus tersebut.

"Jadi, selain menjaga diri dan ASN untuk netral dalam pilkada, pjs bupati juga diminta untuk benar-benar memperhatikan masalah penularan Covid-19 di daerah tempatnya ditugaskan. Jangan sampai terjadi peningkatan kasus yang semakin besar," kata Sutarmidji.


Editor : Maria Christina