Manunggal Bersama Rakyat, TNI Ikut Tradisi Nugal Padi Suku Dayak di Sintang Kalbar

Antara · Minggu, 17 Oktober 2021 - 15:16:00 WIB
Manunggal Bersama Rakyat, TNI Ikut Tradisi Nugal Padi Suku Dayak di Sintang Kalbar
Anggota Satgas Pamtas Yonif 144/JY membantu masyarakat suku Dayak menanam padi secara tradisional di ladang (nugal padi) di Desa Neraci Kecamatan Ketungau Hulu perbatasan Indonesia-Malaysia wilayah Sintang Kalimantan Barat. (ANTARA)

PUTUSSIBAU, iNews.id - Personel Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-Malaysia dari Yonif 144/JY ikut dalam tradisi
tradisi nugal padi atau menanam padi secara tradisional yang dilakukan suku Dayak di perbatasan wilayah Sintang, Kalimantan Barat. Kegiatan ini sekaligus salah satu wujud kedekatan dengan rakyat sehingga terwujud kemanunggalan TNI.

"Personel Satgas Pamtas ikut dalam tradisi nugal padi masyarakat suku Dayak yang sudah dilakukan turun temurun. Kami melihat dari tradisi itu memiliki nilai semangat gotong-royong dan rasa persatuan masyarakat," ujar Komandan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 144/JY Letkol Inf Andri Suratman, Minggu (17/10/2021).

Dia menjelaskan, personel Satgas terjun langsung bersama warga untuk menanam padi tradisi nugal di Dusun Sungai Enteli Desa Neraci Jaya, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang .

"Masyarakat saling membantu bergotong-royong menanam padi dari ladang satu ke ladang yang lainnya secara bergantian, tradisi peninggalan nenek moyang suku Dayak itu menunjukkan masyarakat hidup dengan rasa kebersamaan dan kekeluargaan dengan semangat gotong-royong," kata Andri.

Salah satu pemilik ladang Tinus (45) warga Desa Neraci Kecamatan Ketungau Hulu mengatakan, nugal padi warisan peninggalan nenek moyang mereka yang sampai saat ini masih terus dipertahankan dengan cara berladang.

Editor : Donald Karouw

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: