Miris, Korban Prostitusi Online di Pontianak Hamil dan Berstatus Pelajar

Uun Yuniar · Sabtu, 25 Juli 2020 - 09:54 WIB
Miris, Korban Prostitusi Online di Pontianak Hamil dan Berstatus Pelajar
Polresta Pontianak, Kalimantan Barat mengungkap prostitusi online melibatkan anak di bawah umur, yang salah satunya sedang hamil. (iNews.id/Uun Yuniar)

PONTIANAK, iNews.id - Polresta Pontianak membongkar prostitusi online yang melibatkan empat anak di bawah umur yang masih berstatus pelajar. Salah satu korban ternyata sedang hamil.

"Semuanya di bawah umur. Di antara korban tersebut ada yang hamil," kata Kapolresta Pontianak, Kombes Komarudin di Mapolres Pontianak Kota, Jumat (24/7/2020).

Dia menerangkan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan orang tua salah satu pelaku yang resah karena anaknya tidak pulang ke rumah. Dari laporan tersebut, polisi melakukan pencarian dan menemukan jejak pada aplikasi media sosial.

Selain menggunakan aplikasi media sosial untuk menjalankan transaksi, prostisui online ini juga memanfaatkan warung kopi sebagai lokasi transaksi.

"Satu kasus di antaranya memanfaatkan warung kopi dengan menawarkan karyawannya kepada pria hidung belang bertarif Rp700.000 hingga Rp1 juta," tuturnya.

Dia menuturkan, polisi masih mendalami kasus prostitusi online ini. Termasuk para pengguna jasa mereka yang masih di bawah umur. Terkait pelaku yang masih di bawah umur, saat ini berada di bawah pengawasan orang tua mereka.

Dia menambahkan, untuk tersangka prostitusi anak di bawah umur itu akan dijerat Pasal 81 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 dengan ancaman hingga 15 tahun.

Sedangkan tersangka eksploitasi ekonomi dan seksual anak di bawah umur terancam dijerat Pasal 88 undang-undang yang sama dengan ancaman hukuman hingga 10 tahun penjara.


Editor : Reza Yunanto