Pemilik Warkop di Pontianak Diminta Tegur Pengunjung yang Abaikan Prokes

Antara · Senin, 30 November 2020 - 14:02:00 WIB
Pemilik Warkop di Pontianak Diminta Tegur Pengunjung yang Abaikan Prokes
Razia warung kopi di Kalimantan Barat, Minggu (8/11/2020). (Antara)

PONTIANAK, iNews.id - Dinas Kesehatan Pontianak meminta pengelola warung kopi (warkop) ikut membantu penerapan protokol kesehatan. Pengelola warkop diminta menegur pengunjung yang tak memakai masker dan tak menjaga jarak.

"Kami minta para pemilik warkop juga aktif dalam menerapkan protokol kesehatan. Ikut menegur atau mengimbau pengunjung agar mencegah penyebaran Covid-19," ujar Kepala Dinkes Pontianak, Sidiq Handanu, Senin (30/11/2020).

Sidiq mengatakan, kasus positif Covid-19 masih ditemukan di beberapa warkop yang menjadi sasaran razia protokol kesehatan. Terbaru yakni warkop di Jalan Reformasi. Dia menyebut ada sekitar 250 orang dalam warkop itu tak mematuhi protokol kesehatan menjaga jarak dan sebagian tak memakai masker.

"Dari 214 orang yang dilakukan tes cepat sebanyak 13 orang di antaranya menunjukkan hasil reaktif. Mereka dilakukan tes usap yang hasilnya akan diketahui besok," ujarnya.

Dia menambahkan, saat ini Kota Pontianak masih zona oranye karena untuk mencapai kuning upayanya harus lebih giat lagi agar angkanya lebih turun dari kemarin.

Data Satpol PP Pontianak mencatat sebanyak 200 warung kopi yang telah ditindak karena melanggar protokol kesehatan. Untuk jumlah pelanggaran, baik perorangan maupun tempat usaha warung kopi tercatat sebanyak 580 kasus yang ditindak. Sebanyak 200 di antaranya pelaku usaha warkop.

Bagi pelanggar protokol kesehatan perorangan bisa diberikan sanksi sosial atau denda sebesar Rp200.000, sementara bagi pelaku usaha didenda sebesar Rp1 juta atau hingga saat ini sudah tercatat sebesar Rp146 juta dari sanksi denda yang diterapkan tersebut.

Editor : Reza Yunanto