Polda Kalbar Tangkap Empat Mafia Tanah di Kubu Raya, Kerugian Rp1 Triliun

Antara ยท Kamis, 22 April 2021 - 13:18:00 WIB
Polda Kalbar Tangkap Empat Mafia Tanah di Kubu Raya, Kerugian Rp1 Triliun
Polda Kalbar menahan empat tersangka kasus mafia tanah di Kabupaten Kubu Raya. (Foto: Antara)

PONTIANAK, iNews.id - Polda Kalimantan Barat (Kalbar) menangkap empat mafia tanah. Keempatnya diduga memalsukan sertifikat hak milik (SHM) tanah sejumlah warga di Desa Durian, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.

"Keuntungan yang didapat oleh keempat tersangka itu nilainya sekitar Rp1 triliun," tutur Direskrimum Polda Kalbar, Kombes Luthfie Sulistiawan di Pontianak, Kamis (22/4/2021).

Dia menjelaskan keempat orang memiliki latar belakang berbeda. Tersangka A merupakan mantan pegawai Badan Pertanahan Nasioal (BPN). Tersangka UF mantan Kepala Desa Durian. Kemudian tersangka H dan T sebagai pemegang SHM.

Akibat perbuatan keempat tersangka, pemilik tanah sebenarnya tidak bisa menerbitkan dan mengurus sertifikat tanah.

"Surat keterangan yang dipalsukan dibuat seolah-olah pemegang hak sebagai warga Desa Durian, padahal yang sebenarnya bukan warga Desa Durian tersebut," ujarnya.

Menurutnya kerugian kasus mafia tanah itu diketahui dari tanah seluas 200 hektare tanah yang digelapkan para tersangka. Dengan harga tanah sekitar Rp500.000 per meter persegi, total kerugian ditaksir sebesar Rp1 triliun.

Para tersangka diancam pasal 263 KUHP Jo pasal 266 KUHP, dan pasal 263 KUHP Jo pasal 55 KUHP dengan ancaman enam tahun penjara.

"Dalam kasus ini kami akan terus melakukan pengembangan kasusnya atau menelusurinya," katanya.

Editor : Reza Yunanto