Sapi Kurban Berbobot 1 Ton dari Jokowi Disumbangkan ke Mempawah Kalbar

Antara ยท Rabu, 29 Juli 2020 - 11:20 WIB
Sapi Kurban Berbobot 1 Ton dari Jokowi Disumbangkan ke Mempawah Kalbar
Sapi kurban Jokowi (dok iNews.id)

PONTIANAK, iNews.id - Sapi berbobot 1 ton yang merupakan hewan kurban Presiden Joko Widodo diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat (Kalbar). Sapi tersebut berasal dari peternak di Kabupaten Kubu Raya.

Penyerahan sapi kurban Presiden Jokowi itu dilakukan Gubernur Kalbar Sutarmidji kepada Bupati Mempawah Erlina. Sapi tersebut selanjutnya akan diserahkan ke Takmir Masjid Nurul Jannah di Dusun Peniti Dalam, Kecamatan Segedong, Mempawah untuk disembelih dan dibagikan dagingnya kepada warga setempat.

"Kita menyalurkan bantuan sapi kurban dari presiden kepada Pemkab Mempawah selaku daerah penerima. Kita menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi yang setiap tahunnya tidak putus memberikan sapi kurban untuk masyarakat," kata Sutarmidji di Pontianak, Rabu (29/7/2020).

Dikatakan Sutarmidji, setiap tahun Presiden Jokowi memang rutin menyalurkan bantuan hewan kurban berupa sapi ke setiap provinsi di seluruh Indonesia tak terkecuali Kalbar. Menurutnya, hal ini dilakukan presiden sebagai wujud membangun kedekatan dengan rakyat.

Sedangkan terkait sapi yang dipilih, menurutnya telah melalui penyeleksian yang ketat di bawah supervisi Sekretariat Negara.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalbar, Muhammad Munsif mengatakan, sapi yang disumbangkan Presiden Jokowi yakni jenis Cross Simental dengan perkiraan berat badan hidup 1,2 ton.

Sapi super tersebut merupakan hasil inseminasi buatan oleh petugas inseminator Kabupaten Kubu Raya yang selama ini dipelihara dan dirawat dengan intensif oleh peternak di Desa Rasau Jaya I Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya.

"Sapi kurban bantuan presiden dinyatakan sehat dan layak sebagai hewan kurban setelah melalui serangkaian pemeriksaan kesehatan, baik secara fisik maupun hasil uji laboratorium," katanya.


Editor : Reza Yunanto