Sempat Reaktif, 15 Warga Kalbar di Kayong Utara Negatif Covid-19

Antara ยท Rabu, 22 Juli 2020 - 09:58 WIB
Sempat Reaktif, 15 Warga Kalbar di Kayong Utara Negatif Covid-19
HY, warga Kayong Utara pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh berbagi cerita selama menjalani isolasi. (Antara)

KAYONG UTARA, iNews.id - Sebanyak 15 warga Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat (Kalbar) reaktif rapid test. Namun, hasil swab yang keluar pada Selasa (21/7/2020) menyatakan seluruhnya negatif terjangkit Covid-19.

"Hasil swab yang reaktif dibawa ke Pontianak dan 15 orang itu hasilnya negatif,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kayong Utara, Bambang Suberkah, Rabu (22/7/2020).

Hasil itu membuat Kayong Utara tetap menjadi zona hijau karena tidak lagi menemukan kasus positif. 

Menurut Bambang, meski Kabupaten Kayong Utara sudah zona hijau, namun tetap menggencarkan rapid test untuk mengantisipasi bila ada penularan baru.

Rapid test massal pada pekan lalu dilakukan terhadap 1.051 orang yang diambil dari aparatur pemerintah daerah dan lokasi keramaian di pasar.

"Tes massal kemarin itu dibagi beberapa tempat, di antaranya di Sukadana, di Melano, Siduk Teluk Batang dan Seponti. Di Sukadana itu melibatkan seluruh OPD di Kayong Utara dan masyarakat umum," ujarnya.

Menurutnya, Kayong Utara yang saat ini sudah masuk zona hijau perlu meningkatkan keamanan di pintu gerbang perbatasan serta tempat yang dianggap rawan.

"Yang rawan itu barangkali daerah kepulauan yang sering dikunjungi oleh kapal–kapal dari luar Kalimantan Barat. Kalau pelabuhan kita yang menuju Pontianak, karena di Pontianak kasus sudah nol, jadi tidak terlalu rawan," ujarnya.

Dia menambahkan, untuk mengatasi hal tersebut, dinas kesehatan terus nemantau wilayah yang berada di daerah kepulauan terutama di dua kecamatan yang berada daerah kepulauan yakni Pulau Maya dan Kepulauan Karimata.

Selain itu, dinas kesehatan juga terus mengimbau masyarakat menerapkan protokol kesehatan wabah Covid-19.

"Meski di era normal baru, waspada dan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ada. Pencegahan lebih penting," katanya.

Data dinas kesehatan Kalbar mencatat hanya ada tiga kasus positif Covid-19 di Kayong Utara. Pasien positif terakhir sembuh pada 24 Juni 2020 lalu.


Editor : Reza Yunanto