Ungkap 42 Kasus PETI, Polda Kalbar Tetapkan 62 Tersangka

Antara ยท Jumat, 05 November 2021 - 16:51:00 WIB
Ungkap 42 Kasus PETI, Polda Kalbar Tetapkan 62 Tersangka
Polda Kalbar mengungkap 42 kasus penambangan emas tanpa izin (PETI) selama Oktober 2021, dan menetapkan 62 orang sebagai tersangka. (Antara)

PONTIANAK, iNews.id - Polda Kalimantan Barat (Kalbar) mengungkap 42 kasus penambang emas tanpa izin (PETI) dalam sebulan. Sebanyak 62 orang ditetapkan sebagai tersangka.

"Sebanyak 62 tersangka itu hasil operasi penertiban PETI selama 14 hari dari tanggal 7 hingga 20 Oktober," kata Kabid Polda Kalbar, Kombes Donny Charles Go dalam konferensi pers di Pontianak, Jumat (5/11/2021).

Pengungkapan terbanyak dilakukan oleh Polres Ketapang sebanyak 10 kasus dengan 18 tersangka. Berikutnya Polres Sintang sebanyak lima kasus dengan sembilan tersangka dan Polres Sanggau lima kasus dengan lima tersangka. 

Selanjutnya yakni Polres Landak empat kasus dengan lima tersangka, Polres Sanggau dan Sekadau masing-masing tiga kasus, Polres Singkawang dan Melawi masing-masing dua kasus, dan Polres Sambas satu kasus.

"Kemudian jajaran Ditreskrimsus Polda Kalbar tiga kasus," ujar Donny.

Selain itu dari hasil pemeriksaan terungkap kalau 52 orang tersangka merupakan warga asli Kalbar dan sisanya 10 orang warga pendatang dari luar Kalbar.

Kemudian 59 pelaku merupakan pelaku lapangan, dua pelaku sebagai kepala rombongan, dan satu orang yang bertindak sebagai pemilik lahan PETI.

Barang bukti yang disita yakni satu unit excavator, 38 unit mesin dompeng, puluhan unit mesin lainnya, dan ratusan unit alat dulang yang digunakan untuk aktivitas PETI.

"Hambatan di lapangan yakni lokasi PETI yang jauh dan sulit dijangkau. Tetapi tidak menyurutkan kami dalam menertibkan," katanya.

Donny menambahkan, aktivitas PETI bukan hanya ilegal, namun juga mencemari lingkungan. Seperti di Kabupaten Sanggau yang dilakukan di kawasan perairan atau Sungai Kapuas sehingga merusak DAS (daerah aliran sungai).

Dasar penindakan PETI yaitu Undang-Undang nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, tentang Perubahan atas Undang-Undang nomor 03 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang nomor 04 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

Editor : Reza Yunanto

Bagikan Artikel: