Vaksinasi Anak di Singkawang Baru 7 Persen, Ternyata Ini Penyebabnya

Antara ยท Rabu, 02 Maret 2022 - 14:55:00 WIB
Vaksinasi Anak di Singkawang Baru 7 Persen, Ternyata Ini Penyebabnya
Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengakui rendahnya vaksinasi Covid-19 untuk anak karena bersamaan dengan imunisasi difteri. (ANTARA).

SINGKAWANG, iNews.id - Vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun di Kota Singkawang Kalimantan Barat baru menjangkau 1.801 orang. Jumlah itu hanya 7,24 persen dari total sasaran 24.873 orang.

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengatakan, rendahnya pencapaian vaksinasi Covid-19 untuk anak di wilayahnya karena berbarengan dengan imunisasi difteri.

"Karena memang antara pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi anak dan vaksinasi difteri ada jeda waktunya. Terlepas dari itu, semuanya berjalan dengan lancar," katanya di Singkawang, Rabu (2/3/2022).

Sekretaris Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Singkawang, Rindar Prihartono membenarkan hal ini. 

Dia menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 memang bertepatan dengan pelaksanaan imunisasi difteri. Vaksin Covid-19 baru bisa diberikan berjarak dua pekan setelah menerima imunisasi difteri.

"Kita baru bisa melaksanakan vaksinasi Covid-19 apabila sasaran anak sudah minimal dua minggu dari imunisasi difteri," kata Rindar.

Penyebab lainnya adalah banyak orang tua yang tidak mengizinkan anaknya mendapat vaksin Covid-19 dengan jarak berdekatan dengan imunisasi difteri.

Padahal, di sekolah-sekolah telah dilakukan sosialisasi bahwa vaksin Covid-19 bisa diberikan setelah dua pekan pemberian imunisasi difteri.

"Kita meminta puskesmas untuk melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah di Singkawang dengan mengundang orang tua siswa," ujarnya.

Editor : Reza Yunanto

Follow Berita iNewsKalbar di Google News

Bagikan Artikel: