Wali Kota Pontianak Sebut APBD Defisit Rp470 Miliar Dampak Pandemi Covid-19

Antara ยท Senin, 22 Juni 2020 - 13:20 WIB
Wali Kota Pontianak Sebut APBD Defisit Rp470 Miliar Dampak Pandemi Covid-19
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono (Foto: Antara)

PONTIANAK, iNews.id - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono membenarkan jika Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pontianak tahun 2020 defisit Rp470 miliar. Defisit tersebut dampak dari pandemi Covid-19.

Menurut Edi, APBD Pontianak tahun ini sebesar Rp1,8 triliun. Untuk mengatasi defisit tersebut, dirinya akan melakukan pembahasan secepatnya bersama DPRD.

"Kami dalam waktu dekat akan melakukan pembahasan perubahan anggaran bersama DPRD Kota Pontianak sebagai salah satu solusi dalam mengatasi defisit APBD," ujar Edi di Pontianak, Senin (22/6/2020).

Edi berharap, new normal yang sudah dimulai di Pontianak bisa menggerakkan roda perekonomian yang menurun selama tiga bulan karena kebijakan penutupan tempat usaha untuk mengurangi penularan Covid-19.

Sejumlah sektor seperti perhotelan, restoran dan rumah makan kii telah diizinkan beroperasi kembali dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Mudah-mudahan dengan mulai bergeraknya sektor perhotelan, restoran dan rumah makan, maka sektor pajak mulai meningkat yang sebelumnya dalam tiga bulan terakhir sangat turun sekali," ujarnya.

Edi berharap, new normal yang mulai menggerakkan kembali ekonomi di ibu kota Kalimantan Barat ini bisa meningkatkan PAD (pendapatan asli daerah) dari sektor pajak, sehingga bisa mengurangi defisit anggaran.

Edi mencontohkan, tiap bulan Pemkot Pontianak bisa mendapatkan sekitar Rp2 miliar dari pajak hiburan. Tetapi dampak pandemi Covid-19, pada Maret 2020 hanya mendapat Rp100 juta. Di bulan-bulan selanjutnya bahkan tidak mendapat pemasukan sama sekali.

"Bahkan di bulan April 2020, tidak ada sama sekali pemasukan di sektor pajak hiburan tersebut. Di sektor lain juga berdampak yang sama," ujarnya.


Editor : Reza Yunanto