Gubernur Sutarmidji Perketat Protokol Kesehatan, Minta Warga Kalbar Salat Id di Rumah

Antara ยท Kamis, 21 Mei 2020 - 09:27 WIB
Gubernur Sutarmidji Perketat Protokol Kesehatan, Minta Warga Kalbar Salat Id di Rumah
Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji. (Foto: Antara)

PONTIANAK, iNews.id - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota memperketat penerapan protokol kesehatan Covid-19. Termasuk soal penyelenggaraan salat Idul Fitri.

"Ini menjadi keputusan berat yang ditetapkan oleh pemerintah, namun kita minta masyarakat bisa mengerti akan kondisi ini demi kesehatan dan keselamatan kita bersama," kata Sutarmidji di Pontianak, Kamis (21/5/2020).

Sutarmidji mengatakan, protokol kesehatan yang diperketat ini dibuat untuk menghadapi perayaan Hari Raya Idul Fitri, yakni terkait arus mudik dan pelaksanaan salat Id.

Dia menjelaskan, dalam protokol kesehatan tersebut disebutkan bahwa kegiatan keagamaan yang sifatnya mengumpulkan orang dalam jumlah banyak merupakan satu hal yang dilarang.

Keputusan itu sesuai dengan protokol kesehatan dan sejumlah aturan yang telah dikeluarkan pemerintah pusat.

"Untuk itu mengimbau dengan sangat kepada masyarakat agar sedapat mungkin melaksanakan Salat Idul Fitri di rumah masing-masing guna memutus rantai peredaran Covid-19," tuturnya.

Sutarmidji mengakui hal tersebut sangat sensitif dan akan berdampak secara sosial dan politik. Karena itu, pemerintah kabupaten dan kota diharapkan dapat mengantisipasi adanya sebagian masyarakat yang tetap menginginkan pelaksanaan salat Idul Fitri di masjid maupun di lapangan.

Sedangkan terkait mudik, keputusannya sudah jelas yakni melarang aktivitas mudik selama masa pandemi.

Sutarmidji meminta pemerintah kabupaten/kota berkoordnasi dengan aparat Kepolisian, Dinas Perhubungan dan Polisi Pamong Praja agar meningkatkan penjagaan, terutama pada malam hari.

"Kanena diindikasikan para pemudik memanfaatkan kelengahan petugas pada saat malam hari," katanya.


Editor : Reza Yunanto