Ibu dan Anak di Pontianak Tewas, Polisi Temukan Palu dan Kapak di Rumah

Uun Yuniar ยท Jumat, 25 September 2020 - 07:10 WIB
Ibu dan Anak di Pontianak Tewas, Polisi Temukan Palu dan Kapak di Rumah
Barang bukti yang ditemukan polisi saat melakukan olah TKP tambahan di kasus pembunuhan ibu dan anak di Pontianak (Uun Yuniar/iNews)

PONTIANAK, iNews.id – Penyidik Polresta Pontianak masih berusaha membongkar teka-teki penemuan mayat ibu dan anak. Usai mengevakuasi jenazah Sumi (39) dan Geby (19), polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) tambahan.

Kapolresta Pontianak Kota Kombes Pol Komarudin mengatakan, olah TKP dilakukan di rumah korban Jalan Tanjung Harapan, Kelurahan Banjar Serasan, Kecamatan Pontianak Timur, Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar).

"Hasil olah TKP tambahan, penyidik menemukan sejumlah barang bukti berupa palu, parang, kapak serta ada sepatu berlumuran darah," kata Komarudin, Jumat (25/9/2020).

Komarudin menambahkan, pihaknya juga memeriksa sejumlah saksi. Hal ini dilakukan untuk memudahkan polisi menemukan pelaku pembunuhan terhadap ibu dan anak itu.

Untuk diketahui, ibu dan anak itu ditemukan di rumahnya pada Rabu (24/9/2020) malam. Kedua korban ditemukan oleh keluarga yang merasa curiga karena korban tidak bisa dihubungi.

Remaja putri di Pontianak ditemukan tewas bersama ibunya di rumah (Uun Yuniar/iNews)
Remaja putri di Pontianak ditemukan tewas bersama ibunya di rumah (Uun Yuniar/iNews)

Hal ini kemudian dibahas keluarga besar. Mereka sepakat untuk berkumpul dan mendatangi rumah korban. Tiba di rumah korban, keluarga menemukan sejumlah kejanggalan. Lampu rumah dalam keadaan mati.

Keluarga langsung mendobrak pintu rumah dan menemukan keduanya sudah terkapar tak bernyawa di lantai.

Dari pemeriksaan polisi, di tubuh ibu dan anak itu ditemukan luka sehingga keduanya diduga korban pembunuhan.

Hingga saat ini, pihak kepolisian juga masih melakukan pengejaran terhadap suami ketiga korban. Sebab, sampai saat ini suami korban menghilang dan tidak bisa dihubungi.

Jenazah kedua korban juga telah dievakuasi ke kamar mayat Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalbar. Mayat kedua korban akan diautopsi guna memastikan penyebab kematian ibu dan anak tersebut.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto