Polres Kapuas Hulu Kantongi Identitas Penganiaya Perempuan Muda di Perbatasan Malaysia

Antara ยท Sabtu, 30 Mei 2020 - 14:26 WIB
Polres Kapuas Hulu Kantongi Identitas Penganiaya Perempuan Muda di Perbatasan Malaysia
Kapolres Kapuas Hulu AKBP Wedy Mahadi (Antara)

KAPUAS HULU, iNews.id - Polres Kapuas Hulu telah mengantongi identitas pria penganiaya perempuan muda inisial CL (21) di perbatasan Indonesia dengan Malaysia di Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Penganiayaan itu diduga karena motif asmara.

"Identitas pelaku sudah kami kantongi, dugaan sementara motif pelaku menganiaya korban dilatarbelakangi persoalan asmara," kata Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Wedy Mahadi dihubungi di Putussibau, Sabtu (30/5/2020).

Wedy mengatakan, pengejaran terhadap pelaku dilakukan Polsek Badau yang dibantu tim dari Ditreskrim Polres Kapuas. Karena lokasi penganiayaan di wilayah perbatasan, pencarian pelaku juga dibantu oleh Pengamanan Perbatasan (Pamtas).

"Polisi juga meminta bantuan masyarakat untuk menberikan informasi jika mengetahui keberadaan pelaku," ujarnya.

Kendati demikian, Wedy meminta masyarakat tak main hakim sendiri jika menemukan pelaku, dan segera menyerahkan ke aparat hukum.

"Kami maksimalkan pencarian, semua pihak harus menjaga kamtibmas," katanya.

Penganiayaan yang dialami CL (21) terjadi di Pasar Wisata, Kecamatan Badau yang tak jauh dari Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di wilayah itu pada Kamis (28/5/2020) sekitar pukul 06. 30 WIB.

Korban mengalami luka di bagian kepala dan sebagian badannya akibat penganiayaan yang dialaminya. Korban dibawa ke rumah sakit di Kuching, Sarawak, Malaysia.


Editor : Reza Yunanto