Bupati Kubu Raya Imbau Warga Salat Id di Rumah dan Takbiran dalam Masjid

Antara ยท Kamis, 21 Mei 2020 - 17:15 WIB
Bupati Kubu Raya Imbau Warga Salat Id di Rumah dan Takbiran dalam Masjid
Ilustrasi salat (dok iNews.id)

KUBU RAYA, iNews.id - Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengimbau umat Muslim melaksanakan salat Id di rumah saja pada Hari Raya Idul Fitri. Malam takbir pun diimbau di masjid saja dan menghindari takbiran keliling.

"Saya imbau seluruh umat Muslim yang ada di 118 desa dan tersebar di 9 kecamatan untuk tetap melaksanakan salat Id di rumah masing-masing bersama keluarga sesuai anjuran pemerintah," katanya di Sungai Raya, Kamis (21/5/2020).

Mahendrawan mengatakan, imbauan ini sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Kalimantan Barat dan imbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalbar untuk melaksanakan salat Idul Fitri di kediaman masing-masing bersama keluarga sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Ini juga berdasarkan Surat Edaran (SE) Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji Nomor 451/1213/Kesra-A perihal Protokol Kesehatan dalam rangka menyambut Idul Fitri 1441 H/2020," ujarnya.

Dia berharap, warga Kubu Raya bisa memahami situasi pandemi Covid-19 ini. Tentunya kondisi itu juga tergantung masyarakat, kedisiplinan warga menjalankan anjuran pemerintah dan MUI untuk menghindari berkumpulnya orang dalam jumlah banyak, termasuk menjalankan salat Id berjamaah di lapangan atau di masjid.

"Dalam kondisi pandemi saat ini, sebaiknya kegiatan itu tidak dilaksanakan demi melindungi kesehatan diri sendiri bersama keluarga dan umat secara luas. Terlebih daerah kita merupakan wilayah yang berada di dekat dan berbatasan langsung dengan Kota Pontianak, saya harap warga bisa memaklumi kondisi ini," katanya.

Mahendrawan juga meminta umat Muslim Kubu Raya bisa bersikap bijak dalam menghadapi situasi ancaman penyebaran sekaligus turut berkontribusi dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Meski ada sebuah tradisi dan kultur sosial di masyarakat yang juga perlu disikapi dengan bijak, pandemi ini juga harus diupayakan bisa cepat berakhir," tuturnya.

Terkait pelaksanakan malam takbiran, dua mengimbau umat Muslim untuk melaksanakannya di rumah masing-masing dan tidak melakukan takbiran keliling karena dikhawatirkan juga berpotensi menimbulkan berkumpulnya orang dalam jumlah banyak.

"Untuk kegiatan takbir keliling, saya anjurkan agar tidak dilaksanakan. Karena saat ini kita semua sedang berusaha menghindari resiko penularan. Saya harap umat bisa memahami kondisi ini," katanya.


Editor : Reza Yunanto