Tak Ada Halalbihalal Lebaran, Wali Kota Pontianak: Silaturahmi di Media Sosial Saja

Antara ยท Kamis, 21 Mei 2020 - 11:29 WIB
Tak Ada Halalbihalal Lebaran, Wali Kota Pontianak: Silaturahmi di Media Sosial Saja
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono. (Foto: Antara)

PONTIANAK, iNews.id - Wali Kota Pontianak, Kalimantan Barat Edi Rusdi Kamtono meniadakan silaturahmi halalbihalal yang menghadirkan pejabat di Pemerintah Kota Pontianak seperti perayaan Lebaran tahun-tahun sebelumnya. Keputusan ini untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

"Sebagai gantinya, silaturahmi kita lakukan lewat video call, video conference, dan chatting-an di jejaring media sosial saja," kata Edi di Pontianak, Kamis (21/5/2020).

Dia menjelaskan, peniadaan halalbihalal sebagai upaya Pemkot Pontianak menerapkan physical distancing dalam protokol kesehatan Covid-19. Kendati demikian, peniadaan halalbihalal bukan berarti tidak bisa saling silaturahim satu sama lain. Sebab masih bisa dilakukan secara virtual.

"Apalagi era digital sekarang ini hal itu sangat mudah dilakukan oleh siapa saja. Hanya kuenya saja yang tidak bisa dikirim secara digital, itu harus dimaklumi," ujarnya.

Edi mengatakan, saat hari pertama Lebaran nanti, dirinya tetap menjalankan kebiasaan rutin mulai salat Idul Fitri di rumah bersama keluarga. Kemudian dilanjutkan saling bermaaf-maafan.

"Setelah itu menikmati hidangan makanan di rumah bersama keluarga dan menghubungi keluarga yang berada di luar Pontianak," katanya.

Usai silaturahmi bersama keluarga, Edi mengatakan akan kembali kepada kegiatan penanganan pandemi Covid-19 serta memastikan seluruh warga Kota Pontianak sudah mendapatkan bantuan.

"Jangan sampai ada masyarakat yang tidak terbantu dan jangan sampai kelaparan. Jadi harus kita tolong," katanya.

Terkait pelaksanaan salat Id, dia mengatkan tidak melarang bila ada warga yang mau melaksanakan salat Id berjemaah di masjid. Tetapi panitia penyelenggara wajib menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Selain itu, penyelenggaran juga dipersingkat dan menghindari berlama-lama di masjid guna menghindari risiko penularan saat berada di kerumunan.

"Silakan salat Idul Fitri di masjid-masjid asalkan tetap menjaga jarak dan menerapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker," katanya.


Editor : Reza Yunanto