Wali Kota Pontianak Akan Tindak Tegas Pelaku Usaha Pengguna Elpiji Bersubsidi

Antara ยท Senin, 27 Juli 2020 - 10:41 WIB
Wali Kota Pontianak Akan Tindak Tegas Pelaku Usaha Pengguna Elpiji Bersubsidi
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono. (Antara)

PONTIANAK, iNews.id - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono meminta pengusaha hotel, restoran, dan katering (horeka) tidak memakai elpiji bersubsidi. Edi mengancam akan memberi tindakan tegas bagi yang kedapatan menggunakan elpiji bersubsidi dalam bisnisnya.

"Kami akan memberikan tindakan tegas kepada para pelaku usaha rumah makan kelas menengah ke atas, restoran, dan pelaku lainya yang menggunakan tabung elpiji bersubsidi," kata Edi di Pontianak, Minggu (26/7/2020).

Peringatan Edi ini bukan main-main. Warga Pontianak beberapa hari terakhir dilanda kesulitan mendapat elpiji bersubsidi.

Pemerintah Kota Pontianak bersama Pertama sampai harus melakukan operasi pasar dan sidak untuk menjamin ketersediaan elpiji bersubsidi bagi masyarakat.

"Kalau sampai saat dilakukan sidak nanti masih kami temukan pemakaian elpiji subsidi di lapangan, maka akan diberikan sanksi hingga ke penutupan usahanya," katanya.

Edi mengatakan, saat ini Pemkot Pontianak bersama dengan Pertamina masih menyelidiki penyebab terjadinya antrean panjang pembelian elpiji subsidi di beberapa pangkalan dan agen pengecer.

Dia mengimbau agar rumah tangga dengan tingkat ekonomi menengah ke atas agar menggunakan elpiji nonsubsidi bright gas tabung 5,5 kilogram atau 12 kilogram.

"Sehingga masyarakat yang kategori berpenghasilan rendah dapat terlayani semua," ujarnya.

Sementara itu, Sales Area Manger Pertamina wilayah Kalimantan Barat, Wendy Surya mengatakan, untuk stok elpiji bersubsidi di Pontianak saat ini mencapai 21.000 tabung per hari. Jumlah tersebut dinilai aman. Bahkan menjelang Idul Adha, stok elpiji bersubsidi di Pontianak ditambah hingga 60.000 tabung.

Tambahan pasokan itu akan dialokasikan ke 12 agen dan 300 pangkalan yang ada di Pontianak.


Editor : Reza Yunanto