Wali Kota Singkawang Akan Rapid Test Dadakan di Tempat Keramaian

Antara ยท Jumat, 19 Juni 2020 - 16:34 WIB
Wali Kota Singkawang Akan Rapid Test Dadakan di Tempat Keramaian
Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie. (Antara)

SINGKAWANG, iNews.id - Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menjadwalkan rapid test di sejumlah tempat keramaian warga. Rapid test akan dilakukan secara mendadak.

"Rapid test yang dilakukan sifatnya dadakan. Apabila ada masyarakat yang reaktif maka akan kita lakukan karantina terpusat selama 14 hari ke tempat yang sudah disiapkan," ujarnya di Singkawang, Jumat (19/6/2020).

Dia mengatakan, rapid test dadakan di tempat keramaian itu sebenarnya sudah dijadwalkan berlangsung pada Sabtu malam pekan lalu. Namun, cuaca yang tidak mendukung membuat rencana itu kemungkinan diundur pekan ini.

"Malam minggu kemarin sebenarnya sudah kita jadwalkan, tetapi karena cuaca tidak mendukung akhirnya batal. Tetapi akan kita jadwalkan ulang, kita lihat malam kapan yang sedang ramai-ramainya," katanya.

Beberapa lokasi keramaian yang akan dituju yakni warung kopi (warkop), kafe, dan Pasar Hongkong. Rapid test di tempat-tempat tersebut sekaligus melakukan pemantauan apakah pengelola warkop atau kafe menerapkan protokol kesehatan yang telah diimbau pemerintah di era kenormalan baru saat ini.

Rencana rapid test di tempat keramaian secara mendadak ini mendapat respons positif dari DPRD Singkawang.

Wakil Ketua DPRD Sumberanto Tjitra mengatakan, memasuki kebijakan kenormalan baru, pemerintah harus lebih rajin dalam memberikan sosialisasi sesuai ketentuan-ketentuan yang telah dikeluarkan.

Sehingga yang berkerumun di warkop atau kafe maupun di tempat umum lainnya yang tidak mengindahkan protokol kesehatan, menjadi sadar.

Selain itu pemilik warkop, kafe dan lain-lain yang sifatnya ramai, harus tetap taat dengan ketentuan kenormalan baru.

"Pemerintah tidak boleh loyo ataupun semakin lemah dalam menegakkan aturan. Jangan pernah menerapkan standar ganda di lapangan, apalagi merasa ada kesan tidak enak karena pemiliknya adalah teman ataupun keluarga," katanya.

Merujuk data yang dilansir Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, jumlah kasus positif Covid-19 mencapai 12 orang. Kota Singkawang sempat ditetapkan sebagai zona merah transmisi lokal.


Editor : Reza Yunanto